Interaksi Antar Agama Di Desa Tegal Sari

Authors

  • Anang Silahuddin STIT Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan

DOI:

https://doi.org/10.70688/misbahululum.v4i1%20Juni.214

Keywords:

interaksi, perbedaan, toleransi

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan interaksi masyarakat dalam membangun komunitas agama-agama yang damai. Berbagai suku dan tradisi yang diyakini masing-masing kelompok adalah contoh yang baik dari keharmonisan sosial. Mereka berasal dari kelompok masyarakat yang berbeda, tetapi mereka dapat membangun kerukunan. Masyarakat-masyarakat ini menampakkan saling pengertian dengan saling menghormati perbedaan. Ini adalah tradisi yang baik untuk bertukar pikiran. Oleh karena itu, interaksi yang harmonis terjadi dalam berbagai agama, dan budaya di mana pendidikan toleransi menjadi semakin fokus. Ia mengatakan bahwa perbedaan tidak selalu mengarah pada kekerasan dan perpecahan kelompok, tetapi perbedaan itu menunjukkan bahwa perbedaan dapat membangun masyarakat yang harmonis.

References

A. Singgih Basuki, Teologi Kerukunan Agama: Menguak Kembali Butiran Gagasan A. Mukti Ali, Makalah, hlm. 2. Baca juga, Departemen Agama RI, Bingkai Kerukunan Umat Beragama diIndonesia (Jakarta: Balitbang Agama Proyek Peningkatan Kerukunan Hidup Umat Beragama di Indonesia, 1997), hlm. 8 dan 20.

Ahmad Salehudin, Islam Budaya Lokal ,Zaman Islam Di Jawa (Fakultas Ushuluddin Studi Agama dan Pemikiran Islam Yogyakarta), Bab keenam, hlm 70

Clifford Geertz, Abangan Santri Dan Priyai Dalam Masyarakat Jawa ter Aswab Mahasin, Bur Rasuanto (Jakarta, Dunia Pustaka Jawa ), 13.

Darman Siregar, “Peta Daerah Konflik di Indonesia: Akar Masalah dan Pola Menanggulangi”, Jurnal Harmoni I, No.3 (Juli-September 2003), 3.

Dwi Anata Dewi, Toleransi Beragama, (Alprin) 2020.2

Harun Nasution, Islam Rasional (Bandung : Mizan, 1994), 237.

Jurnal Darussalam; Jurnal Pendidika, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. X, No 1: 150-161. September 2018. ISSN: 1978-4767 (Cetak), ISSN: 2547-4171 (Online) Terakreditasi Nasional. SK. No.21/E/KPT/2018.154

Kartini Kartono, Pengantar Riset Metodologi sosial (Bandung : Mandar Maju, 1996), 20.

Maratua Simanjuntak dan Arifinsyah, Peta Kerukunan Umat Beragama di Sumatera Utara (Medan : Perdana Publishing, 2011), 1.

Muh. Khoirul Fatih, Interaksi Sosial Dan Trilogi Kerukunan Umat Beragama Dikota Tuban (Tesis Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) 2017

Noeng Muhadjir, Metodelogi Penelitian Kualitatif (Yogyakarta: Rake Sarasin, 2002), 54

Robert D. Putnam, Browling Alone: The Collapse and Revival of American Comunnity (New York: Simon and Schuster, 2000), 31.

Robert D. Putnam, Making Democracy Work: Civic Traditions in Modern Italy (Princeton University Press, 1993), 174.

Downloads

Published

2022-06-28 — Updated on 2022-07-15

Versions

How to Cite

Anang Silahuddin. (2022). Interaksi Antar Agama Di Desa Tegal Sari. Misbahul Ulum (Jurnal Institusi), 4(1 Juni), 72–86. https://doi.org/10.70688/misbahululum.v4i1 Juni.214 (Original work published June 28, 2022)