PEMBELAJARAN TAHFIDZUL QUR’AN DENGAN METODE TAKRIR DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH DARUL MUTTAQIN KARANG MELATI KECAMATAN SEMENDAWAI TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.70688/tarbiyatulmisbah.v17i01.418Keywords:
Menghafal Al-Qur’an, Metode TakrirAbstract
Metode takrir secara bahasa artinya ketetapan/kenyataan, metode takrir ini merupakan suatu metode untuk mengulang-ulang hafalan dalam Al-Qur’an, metode ini sangat penting digunakan karena menghafalkan serta menjaga hafalan merupakan suatu kegiatan yang cukup sulit dilakukan di kalangan para penghafal Al-Qur’an dan kadangkala sering terjadi suatu kebosanan. Penelitian ini bertujuan untuk; Pertama, mengetahui proses dan pelaksanaan menghafal Al-Qur’an dengan metode takrir di Pondok Pesantren Salafiyah Darul Muttaqin Karang Melati. Kedua, untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Salafiyah Darul Muttaqin Karang Melati, Ketiga untuk mengetahui keunggulan dari metode takrir di Pondok Pesantren Salafiyah Darul Muttaqin Karang Melati. Jenis penelian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah jenis pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup reduksi data dan menarik kesimpulan, dengan mengetahui Pembelajaran Tahfidzul Qur’an Dengan Metode Takrir di Pondok Pesantren Salafiyah Darul Muttaqin Karang Melati. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan menghafal Al-Qur’an menggunakan metode takrir ini dimulai dengan membaca dan menghafal ayt demi ayat Al-Qur’an. Kegiatan menghafal dengan metode takrir antara lain: Setoran hafalan baru kepada ustadzah, mentakrir hafalan lama secara berpasang-pasangan, sima’an setiap minggu dan setiap bulan, ujian mengulang hafalan secara lisan setiap satu bulan ramadhan. Faktor pendukung dari dalam (intern) nya adalah motivasi dari diri sendiri, ikhlas, berteman dengan orang shalih, meninggalkan maksiat, tulusnya tekad dan kuatnya kehendak, bertahap, pengaturan waktu, banyak mendengarkan Al-Qur’an, gunakan waktu-waktu yang sesuai, bergabung dengan majelis dan sekolah hafal Al-Qur’an optimis akan berhasil, mengetahui keutamaan menghafal. Adapun faktor pendukung dari luar (ekstern) adalah do’a restu dan motivasi dari orang tua, teman, dan lingkungan serta ujian secara lisan. Adapun faktor penghambatnya adalah malas, kondisi tubuh tidak sehat, kurang pandai membagi waktu, dan hafalan yang kadang hilang.
References
Abidin S, Zainal, Seluk Beluk Al-Qur’an, Cet. I, Jakarta: Rineka Cipta, 2015
Al lbyariy, Ibrahim, Pengenalan Sejarah Al-Qur’an, Penej. Saad Abdul Wahid, Cet. II, Jakarta: Raja Gravindo Persada
Azwar, Saifuddin, metode penelitian, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015
Afifudin dan Beni Ahmad Saebani, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Pustaka Setia, 2015
Ahsin dan W Al-Hafidz, Bimbingan Praktis Menghafal Al-Qur’an. Cet. 3, Jakarta: Bumi Aksara, 2014
Al Qasim dan Abdul Muhsin, Cara Praktis Menghafal Alqur’an , Terj. Abu Ziyad, Maktabah Al Huda, 2014
Badwilan, Ahmad Salim, Panduan Cepat Menghafal Al-Qur’an, Jogjakarta: DIVA Press, 2014
Birri, Maftuh Basthul, Al-Qur’an Hidangan Segar, Cet.1, Kediri :Madrasah Murottilil Qur-anil Karim Pon. Pes. Lirboyo Kota Kediri, 2017
Departemen Agama RI, Al-Jumanatul Ali, Al-Qur’an dan Terjemahnya, Bandung: CV. Penerbit J-ART, 2004
Fibriyanti, Adis Aulia dan Hambali, Budaya Menjaga Hafalan Al-Qur’an Bagi Para Huffadz, Jurnal Akademika, Vol. 1, 2019
Ghony, Djunaidi dan Fauzan Almanshur, Metode Penelitian Kualitatif, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2014
Hafidz, Ahsin W, Bimbingan Praktis Menghafal Al-Qur`an, Cet. 1, Jakarta: Bumi Aksara, 1994
Kerubun, Ajuslan, Menghafal Al-Qur’an Dengan Menyenangkan, Cet. 11, Yogyakarta: Cv. Absolute Media
Khasanah, Nur, Penerapan Metode Takrir Dalam Menghafal Al-Qur’an, Skripsi, Salatiga; IAIN Salatiga, 2018
Moloeng, Lexy J, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2014
Mubarak, Imam, Buku Pintar Hafalan Bacaan Sholat Plus Do’a Harian, cet. 3 Yogyakarta : Laksana, 2019
Sa’dulloh, 9 Cara Cepat Menghafal Al-Qur’an, Jakarta: Gema Insani, 2018
Suyono dan Hariyanto, Belajar dan Pembelajaran, Cet.1, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2016
Sugianto, Ilham Agus, Kiat Praktis Menghafal Al-Qur`an, Bandung: Mujahid Press, 2004
Sugiyono, metode penelitian kualitataif dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2013
Tafsir, Ahmad, Metodologi Pengajaran Agama Islam, Bandung: Remaja Rosda Karya, 2015
Wahid, Wiwi Alawiyah, Cara Cepat Bisa Menghafal Al-Qur’an, Cet. VII, Jogjakarta: DIVA Press, 2014
Zawawie , Mukhlishoh, P-M3 Al-Qur’an Pedoman Membaca, Mendengar, Dan Menghafal Al-Qur’an, Cet. 1, PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo, 2011
Zen, Muhaimin, Tata Cara atau Problematika Menghafal Al-Qur`an, Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1985
Badruzaman, Dudi, Metode Tahfidz Al-Qur’an Di Pondok Pesantren Miftahul Huda II Kabupaten Ciamis,Jurnal KACA, 9(2), 184–193, 2019, Unduh di https://doi.org/10.29313/idea.v0i0.4888, tanggal 29 mei 2023
Hajarman, Implementasi Metode Sima’i dan Takrir dalam Mengingkatkan Hafalan AlQur’an di Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Bandar Lampung, Tesis, Bandar Lampung: 2017, Unduh Di http://repository.radenintan.ac.id/2011/, tanggal 17 mei 2023
Najib, Mughni,EfektivitasMetodeTakrirdanHafalanAl-Qur’an, PesantrenSantri PunggulNganjuk,JurnalIntelektual: JurnalPendidikandanKajianIslam8,no.3, 2018 Unduh di https:http:http://doi.org/10.33367/intellectual.v8i3.727 tanggal 8 Maret 2023
Tania, Siti, Efektifitas Metode Tahfidz dan Takrir dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-qur’an Santri Putri Ma’had Al-Jamiah UIN Raden Intan Lampung, Skripsi, Bandar lampung: 2018, Unduh di http://repository.radenintan.ac.id/3811/, di akses tanggal 18 mei 2023
Vandita, Lalu Yoga, Metode Menghafal Al-Qur’an Rumah Tahfidz Islahul Ummah Desa Monggas Lombok Tengah, Jurnal Ilmiah Global Education, 1(2), 150–154, 2020, Unduh di https://doi.org/10.55681/jige.v1i2.48 tanggal 20 Mei 2023


