IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMA (ASPEK NASIONALIS, TOLERANSI DAN ANTI RADIKALISME) DI MTS MURTAFA AL-MUKARROMA KECAMATAN BELITANG JAYA KABUPATEN OKU TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.70688/tarbiyatulmisbah.v16i1.330Keywords:
Pendidikan Moderasi, Nasionalisme, Toleransi, Anti RadikalismeAbstract
Salah satu upaya dalam pencegahan radikalisme agama dalam kehidupan sehari hari adalah memperkuat adanya implementasi pendidikan moderasi beragama pada lembaga pendidikan madrasah. Madrasah Tsanawiyah Murtafa Almukarroma yang beralamat di Desa Rejosari Jaya Kecamatan Belitang Jaya Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan, menjadi salah satu wadah pendidikan dalam mengokohkan pendirian dan keyakinan para peserta didik agar tidak terjerumus dalam paham radikalisme. Adapun fokus penelitian ini adalah : Bagaimana implementasi pendidikan moderasi beragama dalam aspek nasionalisme, Bagaimana implementasi pendidikan moderasi beragama dalam aspek toleransi dan Bagaimana implementasi pendidikan moderasi beragama dalam aspek anti radikalisme di MTs Murtafa Al-mukarroma? Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan moderasi beragama dalam aspek nasionalisme. Untuk menjelaskan implementasi pendidikan moderasi dalam aspek toleransi dan Untuk menguraikan implementasi pendidikan moderasi beragama dalam aspek anti radikalisme pada lembaga pendidikan madrasah tsanawiyah (MTs) Murtafa Al-mukarroma. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi lapangan. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif deskriptif dengan langkah-langkah kondensasi data, penyajian data, serta kesimpuan dan verifikasi. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi tehnik. Adapun hasil penelitian menunjukkan antara lain: (1) Implementasi pendidikan moderasi beragama dalam aspek nasionalisme yang dilaksanakan pada madrasah tsanawiyah (MTs) Murtafa Al-Kukarroma terdiri atas dua pelaksanaan yakni pelaksanaan secara eksternal dan internal kelas. Pelaksanaan secara eksternal kelas yaitu melaksanakan upacara bendera secara rutinitas dihari senin, pelatihan baris-berbaris dalam kegiatan kepramukaan, menjaga kebersihan lingkungan, sedangkan secara internal kelas yaitu melaksanakan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), (2) Implementasi pendidikan moderasi beragama dalam aspek toleransi yang dilaksanakan pada madrasah tsanawiyah (MTs) Murtafa Al-mukarroma terdiri atas dua bagian pelaksanaan yakni pelaksanaan diluar kelas dan didalam kelas. Diluar kelas yaitu guru memberikan kebebasan peserta didik untuk berteman dengan siapapun, baik berbeda suku, ras, budaya, etnis, bahasa bahkan agama. Dalam kegitan hari besar islam MTs Murtafa Al-mukarroma mengundang dan melibatkan masyarakat sekitar. Sedangkan pelaksanaan yang berada dalam kelas yaitu melalui pembelajaran dengan metode diskusi dan tanya jawab, memberikan kebebasan berfikir kreatif sesuai dengan ide dan gagasan masing-masing peserta didik serta pembelajaran akan pentingnya menerima dan menghargai pendapat orang lain. (3) Implementasi pendidikan moderasi beragama dalam aspek anti radikalisme yang dilaksanakan pada madrasah tsanawiyah (MTs) Murtafa Al-mukarroma dengan dua cara preventif (pencegahan) baik didalam kelas maupun diluar kelas. Adapun di dalam kelas yaitu dengan pendalaman materi pendidikan agama islam seperti mata pelajaran aqidah akhlak, Al-Qur’an hadits, sejarah kebudayaan islam dan hukum syariah (fiqih). Sedangkan diluar kelas dengan memberikan sanksi-sanksi yang bernilai edukasi dalam pelanggaran tata tertib madrasah untuk pencegahan adanya radikalismme. Dengan demikian adanya implementasi moderasi beragama pada lembaga pendidikan madrasah tsanawiyah (MTs) Murtafa Al-mukarroma menjadi solusi kongkrit dalam pencapaian peserta didik yang berjiwa nasionalis, toleransi dan anti radikalisme.
References
Abror, Mhd, Moderasi Beragama dalam Bingkai Toleransi; Kajian Islam dan Keragaman, Jurnal Pemikiran Islam 1, no.2, 2020.
Almu’tasim, A., Berkaca NU dan Muhammadiyah dalam Mewujudkan Nilai- Nilai Moderasi Islam di Indonesia. TARBIYA ISLAMIA: Jurnal Pendidikan Dan Keislaman, 8(2), 2019
D., Dawing, Mengusung Moderasi Islam Di Tengah Masyarakat multikultural. Rausyan Fikr: Jurnal Studi Ilmu Ushulud Din Dan Filsafat, 13(2), 2017
Harahap, Hafiza Tasya et.al , Hubungan Masyarakat Moderasi Beragama dalam Meningkatkan Mutu Komunikasi yang Efektif pada Desa Bandar Setia, Dusun 8 Kecamatan Percut Sei Tuan., Edu Society:Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat 1, no.2, 2021.
Huraerah, Abu Kekerasan Terhadap Anak, Bandung,, 2018
Machasin, Fundamentalisme dan Terorisme, dalam A. Maftuh Abegebriel, dkk (Ed)., NegaraTuhan: The Thematic Encyclopedia, Yogyakarta, 2003
Munir, Abdullah dkk, Literasi Moderasi Beragama di Indonesia, Bengkulu, 2020
S., Rozi, Pendidikan Moderasi Islam KH. AsepSaifuddin Chalim; Mencegah Radikalisme Agama dan Mewujudkan Masyarakat Madani Indonesia. TARBIYA ISLAMIA: Jurnal Pendidikan Dan Keislaman, 8(1), 2019.
Shihab, Alwi Islam dan Kebhinekaan, Jakarta, 2014.
Suaedy, Ahmad Gus Dur, Islam Nusantara, dan Kewarganegaraan Bineka, Jakarta, 2018.
Umar, Nasarudin Islam Nusantara Jalan Panjang Moderasi di Indonesia, Jakarta, 2019


