IMPLEMENTASI PROGAM PENDIDIKAN TAHFIDZUL QUR’AN DI PONDOK PESANTREN FATKHUL ULUM KHUSUSNYA ASRAMA TAHFIDZUL QUR’AN

Authors

  • Karisma Taufichul Aziz STIT Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan
  • Akhsanul Huda STIT Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan
  • Syafrizal Fuady STIT Misbahul Ulum Gumawang

DOI:

https://doi.org/10.70688/tarbiyatulmisbah.v15i1%20Juni.221

Keywords:

Implementasi, Program Pendidikan, Tahfidzul Qur’an

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Progam Pendidikan Tahfidzul Qur’an di Pondok Pesantren Fatkhul Ulum Khusunya Asrama Tahfidzul Qur’an serta faktor pendukung dan penghambat dalam Impementasi Progam tahfidzul Qur’an. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan, teknik analisis data dan pengajuaan keabsahan data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Implementasi Progam Tahfidzul Qur’an di Pondok Pesantren Fatkhul Ulum Khususnya Asrama Tahfidzul Qur’an menggunakan tiga pelaksanaan metode yaitu setoran, sima’an dan muroja’ah. Agar sesuai dengan pelaksanaan, pihak pondok juga melakukan pengontrolan. Faktor pendukung lokasi pondok pesantren yang berada di sekitar persawahan, sedikit juga permukiman sehingga suasana yang kondusif dapat membuat santri lebih mudah menghafal, serta adanya sarana prasarana yang berupa gedung khusus atau tempat khusus untuk para santri tahfidz agar para santri tahfidz lebih fokus menghafalkan ayat-ayat al-qur’an. Kedua adanya penjadwalan dalam setiap kegiatan sehingga santri dapat lebih mudah untuk membagi waktu dan diadakannya ujian kelancaran, ketiga adanya kepengurusan yang mengontrol semua kegiatan program Tahfidz, mulai dari setoran hafalan, murojaah dan simaan, serta ada yang mengontrol perihal kebersihan Pondok Pesantren Khususnya Asrama Tahfidz dan ada juga yang mengontrol keuangan. Selain faktor pendukung terdapat pula faktor penghambat sarana prasarana yang kurang memadahi, kurangnya ketegasan penerapan hukuman, santri yang kurang bisa mengatur waktu antara hafalan dan mengikuti kegiatan pesantren lainnya dan kebiasaan santri jika pondok libur hafalan juga ikut libur. Dalam mengatasi kendala-kendala yang ada, pesantren mengajak beberapa pihak untuk turut serta dalam penyelesaian hambatan.

References

Bill, Mulford, School Leaders: Changing Roles and Impact on Teacher and Schol

Effectiveness, University of Tasmania, 2003

Kathleen, Cotton. Monitoring Student Learning in The Classroom, School

Improvement Research Series: Research You can Use,1988

Lexy J,Meleong, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung:PT Remaja Rosdakarya, 2009

------------------, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2008

Nunuk, Suryani dan Leo, Agung, Strategi Belajar Mengajar. Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2012

Salim, Ahmad. Panduan Cepat Menghafal al Qur’an, Yogyakarta: Diva press, 2010

S. Nasution, Metode Research Jakarta: Bumi Aksara, 2002

Wijaya, Ahsid Al-Hafidz, Bimbingan Praktis Menghafal Al-Qur‟an, Jakarta: Amzah, 2009

Yusuf Al-Qardhawi, Berinteraksi dengan AL-Qur‟an, Jakarta: Gema Insani, 1999

Les, Bell. Strategic Planning and School Management: Full of Sound and Fury, Signififying Nothing?,Journal of Educational Administration , 2002

Downloads

Published

2022-06-30

How to Cite

Karisma Taufichul Aziz, Akhsanul Huda, & Syafrizal Fuady. (2022). IMPLEMENTASI PROGAM PENDIDIKAN TAHFIDZUL QUR’AN DI PONDOK PESANTREN FATKHUL ULUM KHUSUSNYA ASRAMA TAHFIDZUL QUR’AN . Tarbiyatul Misbah (Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan), 15(1), 57–72. https://doi.org/10.70688/tarbiyatulmisbah.v15i1 Juni.221