Konsep Interaksi Guru Pai Dan Peserta Didik Dalam Meningkatkan Kedisiplinan
DOI:
https://doi.org/10.70688/misbahululum.v3i1%20Juni.34Keywords:
Pola Interaksi, KedisiplinanAbstract
Karya ilmiah ini berjudul “Konsep Interaksi antara Guru PAI dan Peserta Didik dalam Meningkatkan Kedisiplinan”. tujuan dari penulisan ini merupakan kajian teoritik untuk mengetahui konsep interaksi antara guru dan peserta didik dalam meningkatkan kedisiplinan dan konsep kedisliplinan. Dari analisis teoritik diketahui bahwa pola interaksi adalah bentuk-bentuk dalam proses terjadinya interaksi. Mereka saling menegur, berjabat tangan, saling berbicara bahkan mungkin berkelahi. Aktivitas-aktivitas semacam itu merupakan bentuk / pola interaksi sosial. Sedangkan interaksi yang bernilai pendidikan dalam dunia pendidikan ataupun yang disebut dengan interaksi edukatif, sebagai contoh dari pola interaksi adalah dalam hal seorang guru menghadapi murid-muridnya yang merupakan suatu kelompok manusia di dalam kelas. Di dalam interaksi belajar mengajar, hubungan timbal balik antara guru yang bersifat edukatif ( mendidik ) hal mana interaksi itu harus diarahkan pada suatu tujuan tertentu yang bersifat mendidik yaitu adanya perubahan tingkah laku anak didik kearah kedewasaan. Dalam interaksi belajar mengajar, seorang guru sebagai pengajar akan berusaha secara maksimal dengan menggunakan berbagai ketrampilan dan kemampuannya agar anak dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Kedisiplinan adalah pelatihan batin dan watak dengan maksud supaya segala perbuatannya selalu mentaati tata tertib / ketaatan pada aturan dan tata tertib. Kedisiplinan bukan saja gerakan yang sangat penting bagi kehidupan di sekolah tetapi juga penting bagi kehidupan di luar sekolah sebagai sebuah organisasi besar yang menyelenggarakan pendidikan. Masalah kedisiplinan ini sering digunakan barometer dalam upaya mengukur kemajuan kepala sekolah dalam memimpin sekolahnya.
References
Al-fiani, Transformasi Sosial Budaya Dalam Pembangunan Nasional,. Jakarta: UI Press,1986
Charles Schaefer, Ph.D., Bagaimana Mendidik Dan Mendisiplinkan Anak. Jakarta: Restu Agun, 1987
Michael Foucault, Disiplin Tubuh Bengkel Individu Modern. Yogyakarta: LkiS, 1997.
Mukhrim, Pedoman Mengajar (Bimbingan Praktis Guru),(Surabya: Al Ikhlas. 2006
Ng.Philipus, M.Si & Dr. Nurul Aini, M.S, Sosiologi dan Politik, Cet.1. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2004.
Noeng Muhadjir, Ilmu Pendidikan dan Perubahan Sosial Suatu Teori Pendidikan,. Yogyakarta: Rake Sarasin PO BOX 1083,Yogyakarta, 1995
Onong Uchjana Effendy, M.A. PN. Mandar Maju, 198
Piet.A. Sahertian, Dimensi-dimensi Administrasi Pendidikan Di Sekolah. Surabaya: Usaha Nasional,1994.
Rudolf Dreikurs Pearl Cassel, Disiplin Tanpa Hukuman. Bandung: Remaja Karya, 1986.
Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar, Cet. 36,. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2003.
Soetomo, Dasar-dasar Interaksi Belajar Mengajar . Surabaya: Usaha Nasional, 1993.
Sudirman N.,dkk, Ilmu Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 1991
Suharsimi Arikunto, Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Jakarta: Rineka Cipta, 1993.
Syaiful Bahri Djamarah, Guru dan Anak didik dalam Interaksi Edukatif,. Jakarta: Rineka Cipta, 2000.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2021 Edi Susanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


