Cinta Dalam Kajian Tasawuf (Telaah Pemikiran Imam Al Ghazali)

Authors

  • Suyitno Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan

DOI:

https://doi.org/10.70688/misbahululum.v5i1%20Juni.313

Keywords:

Cinta,, Tasawuf,, Al Ghazali

Abstract

Banyak sekali sufi/ahli tasawuf yang membicarakan cinta kepada Tuhan dan berusaha menyingkap “Tabir’’ dari hakikat tentang cinta, sehingga apabila seorang sufi telah benar-benar jatuh cinta kepada Tuhan, maka perhatiannya hanya akan tertuju pada-Nya. Tiada lagi persaan yang tertuju kepada hal-hal lain, yang masih tertinggal pada dirinya. Pada saat yang sama, ia akan menjadikan tempat disegala sudut dalam hatinya, hanya untuk Tuhan.  Hal yang menarik dari kecintaan seorang hamba kepada Tuhannya ialah pengaruh terhadap kehidupan para sufi. Seluruh hidup dikerahkan demi tercapainya tujuan utama, untuk bertemu dengan yang dicintainya yaitu Allah Swt. Para sufi dengan ikhlas mengorbankan segala yang dimiliki semata hanya untuk yang tercinta. Dari sini akan nampak bahwa cinta yang bersemi direlung jiwa yang suci akan berimplikasi positif bagi kehidupan seseorang. Imam al-Ghazali, yang diberi gelar Hujjatul Islam adalah seorang pemikir Islam sepanjang sejarah, teolog, filosof dan sufi termashur. Melalui karya monumentalnya ‘Ihya’ Ulumuddin’ (menghidupkan kembali jiwa agama) beliau memberi beberapa nuansa baru dalam memahami arti kehidupan, dengan kata lain mendekatkan diri kepada Allah dan tetap berpegang teguh pada al-Qur’an dan sunah Rasul. Sehingga kitab ini menjadi rujukan bagi mayoritas komunitas muslim diseluruh persada khususnya kaum sufi. Didalam kitab tersebut salah satu topik bahasanya adalah konsep tentang cinta.

References

Bukhari, Abu Abdullah Muhammad bin Ismail al, Tarjamah Shahih Bujhari Juz VII, Terj. Achmad Sunarto dkk, Asy-Syifa, Semarang, 1993.

Dahlan, Muhiddin. M, Cinta sang kekasih; Menyelami Hakekat Cinta Sejati para Kekasih Tuhan, Pustaka Sufi, Yogyakarta, 2002.

DEPAG, al-Qur’an Terjemah, Toha Putra, Semarang, 1989.

Fakhri, Majib, Sejarah Filsafat Islam. Terj. Mulyadi Kartanegara, Pustaka Jaya, Jakarta, 1987.

Ghazali, Imam al, Ihya’ Ulumiddin, Terj. Moh Zahri…(et.el) Asy-Syifa Jil 8, Semarang, 1994.

Guleh, Fathullah, Kunci-kunci Rahasia Sufi, Raja Grafindo Persada. Terj Tri Wibowo Budi Santoso, Jakarta, 2001

Hujwiri, al, Kasyful Mahjub, Risalah Persia Tertua tentang Tasawuf, Terj. Suwadrjo Munthary dan Abdul Hadi. W.M, Mizan Cet IV, Bandung, 1993.

Mahali, A. Muudjib, Pembinaan Moral di Mata al-Ghazali, BPFE, Yogyakarta, 1984.

Mansur, H.M. Laily, Ajaran dan Teladan Para Sufi, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1996.

Mujib, Abdul, Risalah Cinta; Meledakkan Puja pada Puji, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2002

Nata, Abuddin, Ilmu Kalam, Filsafat dan Tasawuf, Raja Grafindo Cet III Jakarta 1995

Nasution, Harun, Fasalah dan Tasawuf dalam Islam, Bulan Bintang Cet X, Jakarta, 1999.

Nichosol, Reynol.A, Tasawuf; Menguak Cinta Ilahiah, Terj. A. Natshur Budiman, Raja Grafindo Cet II, Jakarta, 1993.

Poerwantana, Seluk Beluk Filsafat Islam, Remaja Rosdakarya, Bandung, Cet II, Jakarta, 1997.

Downloads

Published

2023-06-24

How to Cite

Suyitno. (2023). Cinta Dalam Kajian Tasawuf (Telaah Pemikiran Imam Al Ghazali) . Misbahul Ulum (Jurnal Institusi), 5(1 Juni), 51–65. https://doi.org/10.70688/misbahululum.v5i1 Juni.313