Toleransi Beragama Dalam Perspektif Islam
DOI:
https://doi.org/10.70688/misbahululum.v1i01%20Juni.3Keywords:
Tolerensi, Beragama, Perspektif IslamAbstract
Toleransi beragama merupakan salah satu bentuk pengakuan kita akan adanya agama- agama lain selain agama kita dengan segala bentuk system, dan tata cara peribadatannya dan memberikan kebebasan untuk menjalankan keyakinan agama masing-masing, Konsep toleransi yang ditawarkan Islam sangatlah rasional dan praktis serta tidak berbelit-belit. Namun, dalam hubungannya dengan keyakinan (akidah) dan ibadah, umat Islam tidak mengenal kata kompromi. Toleransi Islam dalam hal beragama tidak adanya paksaan untuk memeluk agama Islam. Kemudian toleransi Islam terhadap hidup bermasyarakat dan bernegara, yakni Islam membolehkan hidup berdampingan dalam hal bermasyakat bernegara selama mereka tidak memusuhi dan tidak memerangi umat Islam. Dalam hal ini umat Islam diperintahkan berbuat baik dan menjaga hak-hak mereka non muslim.
References
Al Hafizh ‘Imaduddin Abu Al Fida’ Ismail Ibnu Katsir, Tafsir Juz ‘Amma; terj. Farizal Tirmizi, Cet, 11,. Jakarta: Pustaka Azzam, 2007.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka, 1996), Cet. ke-2.
Hashim Umar, Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam Sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama (Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1997).
Hadistweb 3.0. Hadits Riwayat Bukhari 4/269
Ibnu Katsir “Tafsir Al-Qur’anul Adzim”., Ibnu Katsir Juz 1.
Nuh Abdullah bin, Kamus Baru (Jakarta: Pustaka Islam, 1993), Cet ke-1.
Syaikh Asy-Syanqithi, Tafsir Adhwa’ul Bayan (Jakarta: Pustaka Azzam, 2007).
Yunus Muhammad H Prof. Dr.., Tafsir Qur’an Karim, Ciputat, Muhammad Yunus Wa Dzurriyah, 2011.
Tatapangarsa Humaidi, Akhlak Yang Mulia (Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1980).
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2021 Misbahul Ulum (Jurnal Institusi)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


