Pergumulan Ilmu Pengetahuan Islam Dan Sains Barat
(Menelusuri Akar Historis Penyebabnya)
DOI:
https://doi.org/10.70688/misbahululum.v2i2%20Desember.22Keywords:
Pergumulan, Ilmu Pengetahuan dan Sains BaratAbstract
Peradaban Barat modern berkembang dengan sains dan tekhnologinya tidak lepas dari pemikiran, faham-faham serta ideologi yang mereka rancang. Cara pandang yang mereka tawarkan didasari oleh rasionalisme, empirisme, positivisme dan aliran aliran yang lain. Agama sebagai petunjuk bagi umat manusia di dunia ini, telah ditinggalkan oleh manusia Barat Modern dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Mereka memandang agama sebagai sesuatu yang kurang masuk akal karena ilmu pengetahuan atau sains tidak bisa sejalan dengan ajaran serta doktrin-doktrin dalam agama. Konsep ataupun aliran-aliran yang dipakai di Barat lebih menitikberatkan pada semua aspek kehidupannya pada perkembangan sains dan tekhnologi dan secara tidak langsung telah meninggalkan agama dan menganggap sains dan tekhnologilah Tuhan mereka. Pada bahasan ini berpindahnya ilmu pengetahuan Islam ke Barat disini terjadi melalui kontak pribadi yakni melalui akibat peperangan atau penaklukkan wilayah yang akhirnya mengakibatkan ilmu-ilmu yang dimiliki Islam berpindah ke orang-orang Barat. Selain itu perpindahan ini juga terjadi melalui buku-buku yang kemudian diterjemahkan oleh orang-orang Barat sehingga merekapun mengklaim bahwa itu adalah milik dan karangan mereka bangsa Barat. Sehingga dalam artikel ini lebih menekankan pembahasan terkait pergumulan ilmu pengetahuan dan sains barat dalam segi akar historis dan penyebabnya.
References
A . Susanto, “Filsafat Ilmu : Suatu Kajian dalam Dimensi Ontologis, Aksiologis dan Epistimologis”, Jakarta: PT Bumi Akasara, Cet-2, 2011.
Agus Supriatna, “Sains-Islam-dan- Sains-Barat” Motivasi.com 2 Nopember 2012
Amsal Bachtiar, “Filsafat Agama :Wisata Pemikiran dan Kepercayaan Manusia” Jakarta, 2009.
Firdaus Syam, “Pemikiran Politik Barat”, Jakarta:Bumi Akasara , 2007.
Hamid Fahmi Zarkasyi, “Liberalisme Pemikiran Islam: gerakan Bersama Misionaris, Orientalis dan Kolonialis”, Ponorogo : Rajawali Pers, 2007.
Ibrahim Madkour, “Aliran dan Teori Filsafat Islam”, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2009.
Lorens Bagus, “Kamus Filsafat”, Jakarta: Gramedia Pustaka, 2005.
Sayyed Husain Nasr, “Sains dan Peradaban didalam Islam”, Bandung: Pustaka, 1997.
Sidi Gazalba, “Anzis Agama Islam”, Jakarta: Bulan Bintang, 1975.
Simon Petrus L. Tjahjadi, “ Tuhan Para Filsuf dan Ilmuwan : dari Descartes sampai Whitenead”, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
Surajiyo, “ Filsafat Ilmu dan perkembangannya di Indonesia”, Jakarta: PT. Bumi Aksara, Cet-4, 2009.
Zuhairini, “Filsafat Pendidikan Islam”, Jakarta: Bumi Aksara, Cet-5, 2009.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2020 Akhsanul Huda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


