Usaha Pengembangan Ilmu-Ilmu Keislaman (Perspektif Filsafat Ilmu tentang Studi Integrasi Islam dan Sains)

Authors

  • Huda STIT Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

DOI:

https://doi.org/10.70688/misbahululum.v1i01%20Juni.2

Keywords:

Perspektif, Filsafat Ilmu, Studi Integrasi Islam dan Sains

Abstract

Dikotomi pendidikan dalam Islam muncul akibat sikap umat Islam yang menjauhi bahkan anti terhadap filsafat sebagaimana diketahui bahwa filsafat adalah ibu kandung ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan diperoleh melalui alam pemikiran filsafat. Menyadari ketertinggalannya dalam ilmu pengetahuan (sains) sehingga menyebabkan umat Islam mengalami kemunduran peradaban, upaya-upaya integrasi antara Islam dan ilmu pengetahuan mulai digalakkan. Islamisasi Ilmu adalah upaya yang dilakukan dengan mengembalikan ilmu pengetahuan pada pusatnya yaitu tauhid. Hal ini dimaksudkan agar ada koherensi antara ilmu pengetahuan dengan iman.Selain Islamisasi Ilmu, upaya integrasi Islam dan Ilmu pengetahuan (sains) yang kedua adalah Ilmuisasi Islam.  Ilmuisasi Islam adalah melakukan perumusan teori ilmu pengetahuan yang didasarkan kepada Alquran, menjadikan Alquran sebagai suatu paradigma. Upaya yang dilakukan adalah objektifikasi. Islam dijadikan sebagai suatu ilmu yang objektif, sehingga ajaran Islam yang terkandung dalam Alquran dapat dirasakan oleh seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin), tidak hanya untuk umat Islam tapi non-muslim juga bisa merasakan hasil dari objektivikasi ajaran Islam.

References

Abd. Rachman Assegaf, Filsafat Pendidikan Islam Paradigma Baru Pendidikan Hadhari Berbasis Integratif Interkonektif, Jakarta: Rajawali Pers, 2011.

Amsal Bakhtiar, Filsafat Ilmu, Jakarta : Rajawalu Pers, 2010.

A. Qodri Azizy, Pengembangan Ilmu-Ilmu Keislaman, Semarang: Aneka Ilmu, 2004.

Ayi Sofyan, Kapita Selekta Filsafat, Bandung: Pustaka Setia, 2010.

Baharuddin, Umiarso, Sri Minarti, Dikotomi Pendidikan Islam Historisitas dan Implikasi pada Masyarakat Islam, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011.

Jujun S. Suriasumantri, Ilmu dalam Perspektif Moral, Sosial dan Politik, Jakarta: Gramedia, 2010.

Kemas Badaruddin, Filsafat Pendidikan Islam (Analisis Pemikiran Prof.Dr. Syed Muhammad Al-Naquib al-Attas), Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.

Kuntowijoyo, Islam sebagai Ilmu, Jakarta: Teraju, 2005.

M. Amin Abdullah, Islamic Studies di Perguruan Tinggi Pendekatan Integratif-Interkonektif, Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2011.

Said, Nurman,dkk, Sinergi Agama dan Sains, Makasar: Alaudin Pers, 2005.

Samsul Nizar, Muhammad Syaifudin, Isu-Isu Kontemporer tentang Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia, 2010.

Zainal Abidin Bagir et a.l, Integrasi Ilmu dan Agama Interpretasi dan Aksi, Bandung: Mizan, 2005

Additional Files

Published

2019-06-24

How to Cite

Akhsanul Huda. (2019). Usaha Pengembangan Ilmu-Ilmu Keislaman (Perspektif Filsafat Ilmu tentang Studi Integrasi Islam dan Sains). Misbahul Ulum (Jurnal Institusi), 1(01 Juni), 15–34. https://doi.org/10.70688/misbahululum.v1i01 Juni.2