P PELATIHAN PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN PEMPEK BERBAHAN NASI DAN JAMUR TIRAM PUTIH SEBAGAI PENGGANTI IKAN DI DESA KARANG KEMIRI KECAMATAN BELITANG

Penulis

  • Wasiati STIT MISBAHUL ULUM GUMAWANG OKU TIMUR SUMATERA SELATAN

DOI:

https://doi.org/10.70688/jepkm.v2i2.165

Kata Kunci:

pelatihan, kewirausahaan, pempek berbahan nasi dan jamur tiram

Abstrak

Pempek merupakan makanan khas yang berasal dari Kota Palembang sehingga Kota Palembang dijuluki sebagai kota pempek. Pempek yang dikonsumsi bahan utamanya salah satunya adalah ikan. Ikan biasanya pada saat-saat tertentu harganya berfluktuasi dan stoknya terbatas, maka salah satu alternatifnya dalam pengembangan kewirausahaan pempek adalah dengan menggunakan nasi dan jamur tiram putih sebagai bahan pengganti ikan sehingga hal tersebut dilakukan untuk memperkenalkan dan mempromosikan usaha pempek berbahan nasi dan jamur tiram putih di desa Karang Kemiri agar dapat meningkatkan penghasilan warga.

Pengabdian ini bertujuan agar masyarakat desa Karang Kemiri memanfaatkan bahan nasi dan jamur tiram putih sebagai alternatif jika harga ikan berfluktuasi dan ketersediaannya terbatas. Metode dalam pengabdian ini adalah dalam bentuk penyuluhan dengan diberi beberapa materi terkait pelatihan pembuatan pempek berbahan nasi dan jamur tiram putih yang dilaksanakan dengan 3 tahapan antara lain persiapan pelaksanaan PKM, observasi lokasi dan pelatihan. Pelatihan terdiri dari pelatihan pembuatan pempek nasi dan jamur tiram putih, pelatihan administrasi (Pembukuan), Pelatihan tentang pengenalan bentuk kemasan dan Pelatihan tentang pengenalan pemasaran secara online.

Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat Desa Karang Kemiri berpartisipasi aktif dalam pelatihan pembuatan pempek dan menjadi lebih paham tentang pengolahan pangan, nilai gizi nasi serta jamur tiram putih sebagai bahan alternatif pembuatan pempek dan melaksanakan tindak lanjut hasil evaluasi, perluasan market penjualan dan inovasi produk. Kemudian beberapa saran yang dapat dilakukan adalah membuat kuesioner untuk mengukur tingkat keberhasil program pengabdian, menggunakan sosial media, memilih tempat strategis, menjalin hubungan baik dengan pelanggan dan mengembangkan jalur distribusi intensif.

Referensi

Alhanannasir, Amin R,. Daniel S., dan Gatot P. 2018. Karakteristik Lama Masak dan Warna Pempek Instan dengan Metode Freeze Drying. Jurnal Agroteknologi, 12 (2)

Alimudin, A., & Yoga, H. 2015. Strategi Meningkatkan Loyalitas Pelanggan Pada Usaha Kecil Produk Makanan Ringan Di Surabaya. Sustainable Competitive Advantage (SCA), 5(1)

Anderson, 1997. A literature review and research Recommendation on Cassava (Manihot esculenta, Crantz). Food and Agicultural Organization of Nation, Rome.

Andoko, A. dan Parjimo. 2007. Budi Daya Jamur: Jamur Kuping, Jamur Tiram, dan Jamur Merang.

Anita, Sumarni bayu. 2012. Kuliner dan Kinstruksi Identitas kelokalan studi kasus tentang pempek bagi “wong Kito” di kota Palembang. Tesis. Universtas Gajah mada.Perpustakaan Pusat UGM.

Ariani, M. 2010. Diversifikasi Konsumsi Pangan Pokok Mendukung Swasembada Beras. Prosiding Pekan Serealia Nasional

Besra, E. 2012. Potensi Wisata Kuliner Dalam Mendukung Pariwisata Di Kota Padang.

Cahyana YA, Muchrodji dan M. Bakrun. 2001. Jamur Tiram. PT. Penebar Swadaya Bogor. Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI. 1996. Daftar Komposisi Bahan Makanan. Bhratala

Djarijah, A.S, dan Djarijah, N.M. 2001. Budidaya Jamur Tiram. Kanisius. Yogyakarta.

Elyas, N. 2009. Menjadi Jutawan Melalui Home Industry Aneka Olahan Ubi Kayu. Bintang Cemerlang. Yogyakarta.

Gunawan, AW. 2004. Budidaya Jamur Tiram. PT Agro Media Pustaka. Depok.

Hardianto, F. N. 2009. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kriminalitas Di Indonesia Dari Pendekatan Ekonomi. Bina Ekonomi, 13(2)

Heryati, A., & Afriyani, F. 2017. Pelatihan Pembukuan Dan Manajemen Koperasi Bagi Pengurus Koperasi Smpn 26 Kota Palembang, 1(1)

Hildayanti, S. K., & Alie, J. 2017. Strategi Branding Usaha Kecil Industri Pempek Kelurahan 2 Ulu Dan 26 Ilir Palembang. Jurnal Abdimas Mandiri, 1(1).

Karneta, R., Rejo A., Priyanto G dan Pambayun R. 2013. Analisis kelayakan Ekonomi dan Optimasi Formulasi Pempek Lenjer Sekala Industry. Jurnal Pembangunan Manusia. 4 (3)

Kimbal, R.W. 2015. Modal Sosial Dan Ekonomi Industri Kecil Sebuah Studi Kualitatif.Penerbit : Depublish, Yogyakarta.

Murtie, A. 2015. Pempek dan Siomay. Cable Book. Klaten, Jawa Tengah.

Riana. 2006. Pengembangan Teknologi Pengolahan Bahan Dasar Pempek Cepat Saji dan Analisis Finansial Usahanya. Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya, Palembang. (Tesis Tidak Dipublikasikan).

Rust, R. E. 1987. Sausage Product. Dalam: J. F. Prince dan B. S. Schweigert (Editor). The Science of Meat and Meat Product. Food and Nutrition Press, Inc., Conecticus.

Sanmorino, A. 2017. Pemanfaatan Teknologi Informasi Berupa Web Based Application Pada Sektor Usaha Kecil Dan Menengah, 1(1), 7–13. Retrieved fromhttp://ejournal.uigm.ac.id/index.php/PGM/index.

SNI 01-3451-1994. Standarisasi Tepung Tapioka. Departemen Perindustrian. RI. Jakarta.

Sumarmi. 2006. Botani dan Tinjauan Gizi Jamur Tiram Putih. Jurnal Inovasi Pertanian. 4 (2)

Suprapti, M.L. 2005. Teknologi Pengolahan Pangan Tepung Tapioka, Pembuatan dan Manfaatnya. Kanisius, Yogyakarta.

Sutomo, B. 2015. Pempek Siomay Otak-otak Batagor. Kawan Pustaka. Jakarta.

Diterbitkan

2021-12-30

Cara Mengutip

wasiati, W. (2021). P PELATIHAN PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN PEMPEK BERBAHAN NASI DAN JAMUR TIRAM PUTIH SEBAGAI PENGGANTI IKAN DI DESA KARANG KEMIRI KECAMATAN BELITANG. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 107–121. https://doi.org/10.70688/jepkm.v2i2.165

Terbitan

Bagian

Articles

Kategori