Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://www.jurnal.insanprimamu.ac.id/index.php/mengabdi <p><strong data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">JePKM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat</strong> merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang mempublikasikan artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan dan pengalaman praktis sivitas akademika. Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang, serta telah memiliki ISSN Cetak (P-ISSN: 2722-807X) dan ISSN Online (E-ISSN: 2987-1441). JePKM terbit secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Fokus jurnal ini meliputi pemberdayaan masyarakat, pendidikan, sosial dan keagamaan, ekonomi kreatif dan UMKM, dakwah dan keislaman, serta teknologi tepat guna.</p> Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang id-ID Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2722-807X <p>Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak kepada jurnal untuk mempublikasikan karya ini.</p> Pemberdayaan Perempuan Melalui Pembentukan Kelompok Wanita Tani “Melati” Desa Karang Binangun Kecamatan Belitang Madang Raya https://www.jurnal.insanprimamu.ac.id/index.php/mengabdi/article/view/605 <p style="text-align: justify;">Pemberdayaan perempuan merupakan salah satu usaha untuk dapat meningkatkan pendapatan keluarga sehingga terjadinya peningkatan kualitas hidup dan kemandirian bagi perempuan. Salah satu pemberdayaan yang dilakukan pada perempuan yaitu melalui bidang pertanian seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Desa Karang Binangun Kecamatan Belitang Madang Raya Kabupaten OKU Timur. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menganalisis model pemberdayaan serta mengidentifikasi strategi pemberdayaan perempuan yang diterapkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati. Kegiatan pemberdayaan ini dikaji dengan menggunakan strategi pemberdayaan dari Jim Ife. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pendekatan deskriptif melalui sosialisasi, pelatihan keterampilan pertanian, pendampingan kelompok, serta evaluasi program lapangan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa KWT Melati menerapkan model pemberdayaan <em>bottom-up</em>, yaitu dari masyarakat, oleh masyarakat, dan kembali pada masyarakat. Adapun strategi yang diaplikasikan meliputi: (1) perencanaan dan kebijakan yang diwujudkan melalui sosialisasi intensif, (2) aksi sosial nyata melalui berbagai aktivitas produktif pertanian di lahan kelompok, serta (3) peningkatan kesadaran dan pendidikan yang diberikan melalui pelatihan pengolahan hasil panen. Kegiatan ini bermakna penting dalam meningkatkan keterampilan, pendapatan ekonomi, serta kemandirian sosial kaum perempuan di daerah pedesaan.</p> Tri Rahayu Ayu Lestari Hak Cipta (c) 2026 Tri Rahayu, Ayu Lestari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-06-24 2026-06-24 7 1 1 9 10.70688/jepkm.v7i1.605 Pendampingan Manasik Haji Di SDIT Al-Hikam Purwodadi https://www.jurnal.insanprimamu.ac.id/index.php/mengabdi/article/view/607 <p style="text-align: justify;">Kegiatan praktik manasik haji merupakan salah satu bentuk pembelajaran pendidikan agama Islam yang bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji secara teori maupun praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan praktik manasik haji di SDIT Al-Hikam Purwodadi. Hasil kegiatan praktik manasik haji menunjukkan bahwa praktik manasik haji dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai rukun dan wajib haji, menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, serta menumbuhkan semangat beribadah sejak dini. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui simulasi ibadah haji seperti ihram, thawaf, sa’i, wukuf, melempar jumrah, dan tahallul dengan menggunakan media pembelajaran yang menyerupai kondisi nyata. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari guru dan orang tua siswa sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna.</p> Siti Mastiyah Kholis Aniyati Hak Cipta (c) 2026 Siti Mastiyah, Kholis Aniyati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-06-24 2026-06-24 7 1 10 17 10.70688/jepkm.v7i1.607 Akulturasi Gamelan-Hadroh dalam Dakwah Kultural: Pendampingan Karakter dan Musikalitas Santri di Pondok Pesantren Darul Wangi Bedilan Ogan Komering Ulu Timur https://www.jurnal.insanprimamu.ac.id/index.php/mengabdi/article/view/608 <p>Pemanfaatan sarana kesenian tradisional di lingkungan pesantren sering kali menghadapi kendala keterbatasan pelatih, stagnasi inovasi, serta lemahnya stabilitas ketukan ritmis dalam performa musikalitas santri. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasi fungsi instrumen gamelan melalui metode pendampingan klinis yang diakulturasikan dengan alat musik perkusi Islami (hadroh) sebagai media dakwah kultural. Mitra program ini adalah Pondok Pesantren Darul Wangi, Bedilan, Ogan Komering Ulu Timur. Metode pelaksanaan yang diterapkan berbasis pendekatan partisipatif yang meliputi observasi fisik, penyusunan aransemen kolaboratif, serta pelatihan terfokus menggunakan teknik latihan sekat antar-instrumen (<em>isolated group practicing</em>) untuk memisahkan fokus barisan santri putra dan putri sesuai kenyamanan gender kelompok. Hasil evaluasi program secara psikomotorik menunjukkan capaian 100% keberhasilan dengan dikuasainya empat aransemen selawat kolaboratif secara fasih dan minim putus tempo. Secara afektif, program ini berhasil menginternalisasi nilai karakter kedisiplinan, penurunan ego sektoral dalam kerja sama tim (<em>teamwork</em>), serta mendongkrak rasa percaya diri santri melalui pementasan evaluasi mandiri (<em>evaluation staging</em>). Lebih jauh lagi, integrasi lintas budaya ini memberikan kontribusi taktis dalam penguatan moderasi beragama dan penyediaan ruang katarsis emosional bagi santri. Strategi keberlanjutan program (<em>program sustainability</em>) juga telah dilembagakan melalui pembentukan pengurus grup musik mandiri guna menjaga kesinambungan syiar dakwah kultural yang inklusif di era modern.</p> Suyitno Suyitno Ahmadi Ahmadi Hak Cipta (c) 2026 Suyitno, Ahmadi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-06-24 2026-06-24 7 1 18 26 10.70688/jepkm.v7i1.608 Pelatihan Etika Bermedia Sosial Berbasis Nilai-Nilai Keislaman Bagi Remaja Desa Karang Kemiri Belitang https://www.jurnal.insanprimamu.ac.id/index.php/mengabdi/article/view/610 <p style="text-align: justify;">Perkembangan teknologi digital dan media sosial memberikan pengaruh besar terhadap perilaku remaja. Di satu sisi memberikan kemudahan akses informasi, namun di sisi lain menimbulkan dampak negatif seperti hoaks, <em>cyberbullying</em>, ujaran kebencian, serta rendahnya etika komunikasi digital. Kondisi tersebut juga terjadi pada remaja di Desa Karang Kemiri Kecamatan Belitang yang aktif bermedia sosial namun kurang memahami etika siber. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja mengenai etika bermedia sosial berbasis nilai-nilai keislaman. Mitra pengabdian dalam kegiatan ini adalah komunitas remaja desa setempat yang terdiri atas pelajar SMP, SMA, dan organisasi kepemudaan. Metode pengabdian yang digunakan adalah pelatihan partisipatif meliputi tahapan observasi awal, sosialisasi program, penyampaian materi, simulasi kasus, serta prosedur evaluasi-refleksi. Data hasil kegiatan dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta mengenai etika digital serta komitmen penerapan nilai-nilai Islam seperti <em>tabayyun</em>, kejujuran, sopan santun, dan tanggung jawab di ruang siber. Kegiatan ini bermakna sebagai langkah preventif dalam membentuk karakter generasi muda desa yang cerdas digital dan berakhlak mulia.</p> Akhsanul Huda Syafrizal Fuady Widodo Widodo Hak Cipta (c) 2026 Akhsanul Huda, Syafrizal Fuady, Widodo https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-06-24 2026-06-24 7 1 27 35 10.70688/jepkm.v7i1.610 Pelatihan Desain Grafis Untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Siswa SMK Al Muttaqin OKU Timur https://www.jurnal.insanprimamu.ac.id/index.php/mengabdi/article/view/611 <p style="text-align: justify;">Pelatihan desain grafis adalah salah satu strategi penting untuk meningkatkan kompetensi pembelajaran siswa, terutama bagi peserta Siswa di OKU Timur. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar hingga keterampilan lanjutan dalam penggunaan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran yang efektif. Pelatihan ini diikuti oleh Siswa SMK Al Muttaqin OKU Timur dengan metode pembelajaran interaktif dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kreativitas, kemampuan menggunakan fitur desain, dan keberanian siswa dalam menghasilkan karya mandiri. Mayoritas peserta menyatakan bahwa materi pelatihan relevan dengan kebutuhan mereka, dan instruktur menyampaikan materi dengan cara yang mudah dipahami, hal ini tercermin dalam skor evaluasi pelatihan yang mencapai rata-rata 86,67%. Meskipun ada beberapa masukan mengenai waktu pelatihan yang dianggap kurang, secara keseluruhan kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi pembelajaran siswa. Pelatihan ini diharapkan menjadi model pengembangan kompetensi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan dunia kerja, memberikan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung dalam bidang desain grafis.</p> Moh Adzkiyaunuha Muhadi Muhadi Hak Cipta (c) 2026 Moh Adzkiyaunuha, Muhadi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-06-24 2026-06-24 7 1 36 44 10.70688/jepkm.v7i1.611 Penguatan Nilai Moderasi Beragama Anak Usia Dini Melalui Edukasi Lingkungan Berbasis Tanaman Obat Keluarga https://www.jurnal.insanprimamu.ac.id/index.php/mengabdi/article/view/613 <p style="text-align: justify;"><em>Penguatan nilai moderasi beragama pada anak usia dini penting untuk membentuk karakter toleran, inklusif, dan harmonis dalam masyarakat yang plural. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan penerapan nilai moderasi beragama melalui edukasi lingkungan berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Margokoyo, Kecamatan Belitang Jaya, Kabupaten OKU Timur dengan mitra sasaran anak-anak PAUD setempat. Metode pengabdian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui tahapan persiapan, pelatihan dan pendampingan penanaman, evaluasi, serta penguatan akhir (finishing program). Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi pada setiap tahapan program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan TOGA tidak hanya menumbuhkan pengetahuan tentang tanaman obat, tetapi juga berhasil menginternalisasi nilai moderasi beragama, seperti kerja sama, toleransi, saling menghormati, dan kepedulian terhadap lingkungan. Anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dan kemampuan berinteraksi positif tanpa membedakan latar belakang agama maupun budaya. Edukasi berbasis TOGA terbukti menjadi media pembelajaran yang contextual, menyenangkan, dan efektif dalam menanamkan nilai moderasi beragama sejak usia dini, sekaligus membekali anak untuk hidup harmonis di masyarakat yang beragam.</em></p> Muslimah Muslimah Ahmadi Ahmadi Selvi Wulandari Hak Cipta (c) 2026 Muslimah Muslimah, Ahmadi, Selvi Wulandari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-06-24 2026-06-24 7 1 45 54 10.70688/jepkm.v7i1.613