Konsep Negara Islam Menurut Yusuf Al-Qaradhawi Dalam Konstelasi Pemikiran Politik Islam Di Indonesia

Authors

  • Zayudi Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Al Furqon Prabumulih Sumatera Selatan

DOI:

https://doi.org/10.70688/misbahululum.v1i01%20Juni.4

Keywords:

Negara Islam, Yusuf Al-Qaradhawi, Pemikiran Politik Islam

Abstract

Kajian tentang konsep Negara Islam merupakan salah satu kajian dalam bidang ketatanegaraan Islam, yang didalamnya dibahas secara rinci tentang posisi Negara dalam Islam. Mulai dari hubungan Negara dan Islam, hingga pada pengelolaan serta perangkat-perangkat yang ada dalam Negara Islam. Kajian tentang konsep Negara Islam ini tidak dapat dilepaskan dari perkembangan pemikiran-pemikiran politik yang ada ditengah-tengah umat Islam baik pada masa klasik, maupun pada masa modern. Pada masa klasik sebenarnya pembahasan tentang konsep Negara Islam hanya berkutat pada teori-teori internal Negara Islam saja, seperti tatacara pengangkatan pemimpin, pengangkatan wazir, pajak dalam Negara islam, posisi non muslim,kondisi perang dan damai dan lain sebagainya. Sedangkan pada masa modern,pembahasan tentang konsep Negara Islam diramaikan dengan satu pembahasan yang sangat krusial, yaitu pembahasan tentang hubungan antara Islam dan Negara, adalah Ali Abd Al-Raziq, yang menerbitkan bukunya, yang berjudul Al-Islam wa Ushul Al-Hukm pasca runtuhnya Turki Utsmani pada tahun 1924, dalam buku tersebut Al-Raziq membahas didalamnya tentang Negara Islam, dan kemudian mengambil kesimpulan bahwa, sebenar tidak ada hubungan antara Islam dan Negara, atau dalam kata lain tidak ada konsep Negara dalam Islam. Kesimpulan Ali Abd al-Raziq mengalami banyak sekali tanggapan,mulai dari yang setuju hingga yang menentang dengan keras. Mulai saat itu wacana ketatanegaraan dalam Islam mengalami intensitas pembahasan, pembahasan tentang hubungan Islam dan Negara mengemuka hingga Munawir Sadzali mengelompokkan pemikir-pemikir politik Islam modern menjadi tiga: formalistik, sekuleristik, substantifistik.Yusuf Al-Qaradhawi adalah salah satu pemikir politik Islam modern yang cukup gencar dalam menjawab upaya sekulerisasi Negara Islam, Al-Qardhawi menulis cukup banyak buku, diantaranya adalah Min Fiqh al-Daulah, dalam buku ini Al-Qaradhawi cukup banyak mengemukakan argumentasi tentang hubungan Islam dan Negara dan konsep Negara dalam Islam. Penelitian ini mencoba membahas tentang konsep Negara Islam menurut Yusuf Al-Qaradhawi, untuk kemudian memetakannya dalam konstelasi pemikiran politik Islam di Indonesia, mengingat di Indonesia juga terjadi pergulatan pemikiran tentang Islam dan Negara ini, ada empat nama pemikir yang cukup menonjol di Indonesia, yaitu Mohammad Natsir, Abdurrahman Wahid, Nurcholis Madjid dan S.M. Kartosoewirjo. Penelitian ini mencoba memetakan pemikiran Yusuf Al-Qaradhawi dengan empat nama pemikir Indonesia tersebut.

References

Abu Khozin, Faqih. 2003. Bersama Lima Mursyid 'Am Ikhwanul Muslimin, cet. ke-1 Auliya Press, Semarang.

Al-Banna, Hasan. 2000.Memoar Hasan Al-Banna: Untuk Dakwah dan Para Da'inya, alih bahasa Salafuddin Abu Sayyid dan Hawin Murtadho, cet. ke-3.Era Intermedia. Solo.

Al-Ghozali,Hamid, Abdul. 2001. Meretas Jalan Kebangkitan Islam: Peta Pemikiran Hasan Al-Banna, alih bahasa Ahmad Wahib dan Jasiman, cet. ke-2. Era Intermedia, Solo.

Al-Qaradhawi, Yusuf. 1998. Al-Siyasah al-Syariyyah Fi Dhoui Nushusi al-Syariah wa Maqasidiha. Maktabah Wahbah, Kairo.

Al-Qaradhawi, Yusuf. 2001. Min Fiqh al-Daulah Fi al-Islam. Dar al-Syuruq, Kairo Mesir.

Al-Qaradhawi, Yusuf. 1997.Fiqh Daulah: dalam Perspektif Al-Quran dan Sunnah, alih bahasa Kathur Suhardi. Pustaka Al-kautsar, Jakarta.

Al-Qaradhawi, Yusuf. 1999. Pedoman Bernegara dalam Persfektif Islam, alih bahasa Kathur Suhardi. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta.

Al-Qaradhawi, Yusuf. 2004. Konsep Islam: Solusi Bagi Umat, alih bahasa: M. Wahib Aziz, Lc. Senayan Abadi Publising, Jakarta.

Al-Qaradhawi, Yusuf. 1993. Syareat Islam Ditantang Zaman. Alih bahasa: Abu Zaky. Penerbit Pustaka Progresif, Surabaya.

Al-Qaradhawi, Yusuf. 2002. Fatwa-fatwa Kontemporer: Edisi Pilihan. Alih bahasa: Samson Rahman, dkk. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta.

Bustaman, Kamaruzzaman, Ahmad. 2004. Wajah Baru Islam di Indonesia. UII Pres. Yogyakarta.

Effendy, Bahtiar. 2001. Islam dan Negara: Tranformasi Gagasan dan Praktik Poltik Islam di Indonesia. Edisi Digital. Democracy Project, Jakarta.

Esposito, L, John. 1990. Islam dan Politik. Alih bahasa: H.M. Joesoef Sou’yb. PT Bulan Bintang, Jakarta.

Farid, Ahmad, Syaikh. 60 Biografi Ulama Salaf. Alih bahasa: Masturi Irham, Lc. Dan Asmu’I Taman, Lc. Pustaka Al-Kautsar, Jakarta.

Haekal, Husain, Muhammad. 2003. Abu Bakr As-Shidiq. Alih bahasa: Ali Audah. Litera Antar Nusa, Jakarta

Kholid, Kholid, Muhammad. 2003. Khulafa’ al-Rasul. Dar al-Maqtam Li an-Nasyr wa al-Tauzi’, Kairo Mesir.

Listiawati. 2009. Pemikiran Yusuf Al-Qardhawi Tentang Ekonomi Islam. Tesis Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang.

Maswari. 2011. Pemikiran Yusuf Al-Qardhawi Tentang Islam dan Demokrasi Serta Relevansinya Terhadap Demokrasi di Indonesia. Tesis Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang.

Madjid, Nurcholis.2000. Islam: Doktrin dan Peradaban. Yayasan Wakaf Paramadina, Jakarta.

Muallim, Amir dan Yusdani. 1999.Konfigurasi Pemikiran Hukum Islam, UII Press, Yogyakarta.

Moleong, Lexy, J. 1989. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosda Karya, Bandung.

Natsir, Muhammad. 2001. Agama dan Negara dalam Perspektif Islam. Media Da’wah, Jakarta.

Natsir, Mohammad. 1976. World Of Islam Festival dalam perspektif sejarah, Yayasan Idayu, Jakarta.

Nadroh, Siti. 1999. Wacana Keagamaan dan Politik Nur Kholish Majid. PT.RajaGrafindo Parsada, Jakarta.

Nu’man, Farid. 2004. Al-Ikhwan Al-Muslimun: Anugerah Allah yang terzalimi. Pustaka Nauka, Depok

Al-Majdzūb, Muhammad. 1992. ‘Ulamā wa Mufakkirūn ‘Araftuhum. Dār asy-Syurūk, Riyadh.

Nata, Abudin. 2000. Metodologi Studi Islam, cet. ke-5. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Partanto, Pius A. dan M. Dahlan al-Barry. 1994.Kamus Ilmiah Populer. Penerbit Arkola, Surabaya.

PT Ichtiar Baru Van Hoeve. 1993. Ensiklopedi Islam, jilid I, cet ke-1 Jakarta.

Sjadzali, Munawwir. 1993. Islam dan Tata Negara: Ajaran, Sejarah dan Pemikiran. UI-Press, Jakarta.

Suhelmi, Ahmad. 2002. Polemik Negara Islam: Soekarno vs Natsir. Penerbit Teraju, Jakarta.

Surwandono. 2001.Pemikiran Politik Islam. LPPI UMY, Yogyakarta.

Salim, Abdul Muin. 2002. Fiqh Siyasah: Konsepsi Kekuasaan Politik dalm Al-Quran. Cet. Ke-3.PT Raja Grafindo Persada, Jakarta

Saebani, Beni Ahmad. 2008. Fiqh Siyasah: Pengantar Politik Islam. CV. Pustaka Setia, Bandung.

Syakir, Mahmud. 1997. Al-Amin Dzunnurain Wa Usratuhu Radhiyallahu Anhu. Al-Maktab al-Islami, Beirut.

Raliby, Osman. 1965.Ibnu Kholdun: Tentang Masyarakat dan Negara. Bulan Bintang, Jakrta.

Taimiyah, Ibnu. 1983. As-Siyasah As-Syar’iyyah fi Islah al-Ra’i wa al-Raiyyah. Dar Al-Afaq al-Jadid, Beirut.

Talimah, Ishom. 2001. Manhaj Fikih Yusuf al-Qardhawi. Alih bahasa: Samson Rahman. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta.

Wahid, Abdurrahman. 2006. Islamku Islam Anda Islam Kita: Agama Masyarakat Negara Demokrasi. The Wahid Institute, Jakarta.

Wahid, Abdurrahman, (Ed). 2009. Ilusi Negara Islam: Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia. The Wahid Institute, Jakarta.

Widodo, L. Amin. 1994. Fiqh Siasah; Dalam Hubungan Internasional. Tiara Wacana, Yogyakarta.

Ya’la, Abu, Al-Farra’, Alhambaly. Al-Ahkam As-Sulthoniyah. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah.

www.wikipedia.com/Mohammad_Natsir

www.wikipedia.org/wiki/Abdurrahman_Wahid

Additional Files

Published

2021-12-27

How to Cite

Zayudi. (2021). Konsep Negara Islam Menurut Yusuf Al-Qaradhawi Dalam Konstelasi Pemikiran Politik Islam Di Indonesia. Misbahul Ulum (Jurnal Institusi), 1(01 Juni), 50–71. https://doi.org/10.70688/misbahululum.v1i01 Juni.4