Revivalisme Dalam Islam : Corak Pemikiran Hasan Al-Banna Dan Sayyid Qutb
DOI:
https://doi.org/10.70688/almisbah.v5i02%20Desember.72Keywords:
Revivalisme, Corak Pemikiran, Hasan Al-Banna Dan Sayyid QutbAbstract
Penjajahan eropa terhadap dunia Islam menyebabkan ketertinggalan umat Islam di berbagai bidang, akibatnya semakin lama umat Islam semakin lemah dan terpuruk. Sebaliknya, negara-negara eropa semakin maju dan meninggalkan jauh negara-negara yang notabene penduduknya mayoritas muslim. Ketertinggalan umat Islam ini diperparah lagi dengan melemahnya semangat mereka untuk berjuang menegakkan kedaulatan Islam yang dulu kejayaannya pernah meraka capai dikala negara-negara eropa masih dalam kegelapan. Di samping itu, banyaknya faktor eksternal yang masuk ke dalam keyakinan umat Islam dan dianggap sebagai ajaran Islam, sehingga kemurnian ajaran Islam terkontaminasi dengan pemahaman-pemahaman lain dari luar Islam. Kondisi seperti ini lambat laun menyadarkan sebagian kaum muslimin atas kelemahan dan ketertinggalannya. Terjadilah benturan-benturan antara umat Islam dengan kekuatan eropa. Kemudian munculah gerakan-gerakan pembaharuan yang diusung oleh tokoh-tokoh pembaharuan Islam dari berbagai negara Islam. Usaha-usaha untuk memulihkan kembali kekuatan Islam ini pada umumnya didorong oleh dua faktor fondamen yang saling mendukung. Kedua faktor tersebut adalah;
Pertama, kesadaran untuk memurnikan kembali ajaran Islam dari unsur-unsur asing yang disinyalir sebagai penyebab kemunduran Islam.
Kedua, kesadaran untuk menimba gagasan-gagasan pembaharuan dan ilmu pengetahuan dari dunia Barat (Eropa dan kroninya). Usaha pemurnian ajaran Islam tersebut kemudian melahirkan gerakan revivalisme Islam dan neo revivalisme Islam. Sedangkan usaha menimba gagasan-gagasan pembaharuan dan ilmu pengetahuan dari barat melahirkan gerakan modernisme Islam dan neo modernisme Islam. Dan dalam hal ini muncullah corak pemikiran Hasan Al Banna dan Sayyid Qutb dalam Revivalisme Islam.
Additional Files
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2019 Akhsanul Huda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


